Thursday, December 25, 2014

Bagaimana Memilih Showa Yang Bagus? ? (English-Bahasa)




Grand Champion Shinkokai 2012 - All Japan Koi Show
Showa Sanshoku (called Showa) is the koi with three color, that is, white-red-black as Taisho Sanshoku (called Sanke) has,  BUT the head region must have black marking. What the differences between 'Sanke' and 'Showa' ? , the answer are as follows:
(a) Sanke is a koi with red and black marking on the white base skin, while Showa is a koi with combination of red and white color with a large base black color;
(b) Sanke has no black marking on the head region, while Showa must have black marking on its head;
(c) The black marking on Sanke are roundish along the lateral line, while Showa has large black marking and deep wrapping shapes and even some extending down to the abdomen area;
(d) The pectoral fin of Sanke has black stripe (Te Jima) or none, while the pectoral fin of Showa has black joint spot, in Japanese language called "Motoguro".

<Showa adalah koi dengan tiga warna, yaitu putih, merah, hitam, seperti halnya Sanke. Apa yang menjadikan ciri khas keduanya berbeda?. Sanke dibagian kepalanya tidak boleh ada warna hitam, sedangkan Showa sebaliknya, yaitu dibagian kepala harus ada warna hitam.

Secara umum beberapa perbedaan antara Showa dan Sanke adalah:

a) Sanke adalah koi berwarna merah dan hitam, dimana kedua warna tersebut berada diatas permukaan kulit berwarna putih. Sementara Showa adalah koi yang memiliki kombinasi warna merah dan putih, dimana kedua warna tersebut berada dipermukaan warna dasar hitam yang luas.

b) Syarat utama Showa harus memiliki pola warna hitam dibagian kepala, sedangkan Sanke tidak boleh ada warna hitam dibagian kepala.

c) Warna hitam Sanke polanya berbentuk bulat (roundish) sepanjang lateral line nya, sedangkan warna hitam Showa polanya harus nge-blok dan kesannya membungkus, bahkan warna hitamnya turun sampai kebagian perut.

d) Sirip dada Sanke idealnya harus memiliki 2-3 stripes (Te Jima) atau putih polos, sedangkan sirip dada Showa idealnya harus ada percikan warna hitam dibagian  persambungan antara sirip dada dan badannya (Motoguro)>



SANKE
SHOWA
























Ideal Showa must have the following requirements:
(1) The head black marking should be "lightning shaped", seems it divides the head area into two parts;
(2) Showa must have Motoguro on its pectoral fin;
(3) Having imposed black marking on the back area;
(4) Having large red marking on its head, like the requirement of  Kohaku, it may spread over its cheeks, nose and jaws;
(5) The white color portion should be at least 20-30% of  its body surface;
(6) All fins must be absolutely free of red marking


<Showa yang ideal harus memiliki persyaratan berikut>:

1) Warna hitam dibagian kepala berbentuk cahaya kilat, seakan-akan membelah kepala menjadi 2 bagian.

2) Showa harus memiliki Motoguro di sirip dadanya

3) Dibagian punggung harus memilik warna hitam yang menyolok

4) Memiliki warna merah yang cukup luas dibagian kepalanya, bahkan sampai kebagian dagu, pipi dan hidung.

5) Porsi warna putih ditubuhnya harus sekitar 20-30% dari total luas permukaan tubuh.

6) Semua siripnya harus bebas warna merah.

Sirip Dada  Motoguro
Add caption













It is very hard to find if you really want to choose Showa as per the ideal requirements. Even if you see the video of above photo, partial area of the tail fin also having many black stripes. You may download the video! 

<Sangat sulit mendapatkan Showa yang ideal, bahkan kalau anda melihat video atas showa-showa yang memenangkan eksibisi pasti terdapat cacatnya, misalkan di sirip ekor terdapat stripe warna hitam, atau di sirip dada ada sedikit warna merah dll>

You can find out many Showa at koi trader but in my experiences it is very hard to find a good quality Showa and Sanke compared to Kohaku. There are many terms for Showa, which depend on the color patern, "Hi Showa" is a Showa with a single read marking running from head to tail, it's not so impressive. "Kindai Showa" is a modern Showa type, which predominantly white, which give the bright impression at the first glance.

<Anda bisa melihat banyak Showa di pedagang, tetapi menurut pengalaman saya pribadi sulit untuk mendapatkan Showa dan Sanke yang bagus, dibandingkan Kohaku. Banyak macam Showa, 'Hi Showa", yaitu Showa yang memiliki warna merah sepanjang kepala sampai dengan ekor, penampilan tidak mengesankan. 'Kindai Showa' adalah modern showa yang badannya didominasi warna putih, yang memberikan kesan cerah pada saat pandangan pertama>


Courtesy Photo
















to be continued <koitutor.blogspot.com>

Saturday, November 22, 2014

Baca Web INPC (In English)

Very beneficial Information !!!

http://www.japan-nishikigoi.org/genealogy.html


<koitutor.blogspot.com>

Ayo!!! Jangan Sampai Salah Pilih Sanke (Bahasa-English)

Tips Of How to Choose Taisho Sanshoku (Sanke) - English Bahasa Version

Sanke is koi which has three color, that is, "white-black-red, but there should be no black color on the head region. The red and black marking should be on the white skin surface.What are the ideal pattern of Sanke? The requirement of red and white color of Sanke are also the same as the Kohaku. The white skin must be as white as snow, but it is more difficult to find as white as the white of Kohaku. Yellowish skin and many black spots on white skin is undesirable.The red color on the head region has the same requirement as Kohaku. 

<sanke adalah koi 3 warna, yaitu merah, putih dan hitam, tetapi dibagian kepala tidak boleh ada warna hitam. Warna merah dan hitam harus berada diatas permukaan warna kulit yang putih. Pola yang bagaimana yang bagus untuk seekor sanke? Persyaratan warna merah dan putih sama seperti persyaratan kohaku. Warna putih yang kekuning-kuningan dan banyak titik hitam diatas permukaan warna kulit putih tidak disukai. Persyaratan warna merah dikepala juga berlaku seperti persyaratan kohaku>

The black marking on the body part must be well-balanced on the left and right side and also should not be small. It is more preferable if black marking do not overlap the red and will be more desirable having some sort of check (pattern of crossed lines forming squares) along the back  to the tail joint. The black marking on the bottom half of the body part is undesirable, but must be found over the entire back, while the small black marking or black spots on the entire back are disliked!

<warna hitam di bagian badan harus seimbang antara sisi kiri dan sisi kanan dan warna hitamnyapun harus besar nge-blok tidak boleh titik-titik hitam. Warna hitamnya jangan menumpuk diatas warna merah dan lebih disukai lagi kalau sepanjang punggung sampai dengan tail joint warna hitamnya berbentuk melintang berbentuk square. Warna hitam yang berada di bagian perut kearah bawah kurang disukai, tetapi warna hitam harus terdapat di sepanjang  punggung. Warna hitam yang kecil-kecil/titik-titik yang berada disepanjang punggung sangat tidak bagus>

Some common terms, black marking on the white skin called  "Tsubo Sumi", those which overlapping the red marking called "Kasane Sumi", and Tsubo Sumi is more preferable.  The new black marking which appear later when your Sanke growing older called "Ato Sumi".

<kalau warna hitam berada diatas permukaan warna kulit yang putih disebut Tsubo Sumi, sedangkan warna hitam berada diatas permukaan kulit warna merah disebut Kasane Sumi. Warna hitam yang samar-samar dan kelak akan menjadi jelas warna hitamnya setelah koi menjadi besar disebut Ato Sumi>

The black marking on Sanke may change within one year of age, eg. scattered black marking but well arranged may coalesce, or small black marking may turn into larger marking later.
In my opinion. as a hobbyist,  we need more expert in choosing Sanke, especially when we are in the position to choose fry of  the Sanke. In most of koi varieties, usually grayish color can turn into black when the koi growing mature.

<warna hitam sanke akan mengalami perubahan dalam 1 tahun pertama. Diusia ini, warna hitam yang kecil-kecil bisa berubah menjadi warna hitam besar atau bahkan warna hitam yang rapi polanya malah bisa menjadi berantakan. Sebagai hobbyist, kita harus berhati-hati didalam memilih sanke, apalagi koi yang kita pilih masih koi anakan. Umumnya disetiap jenis koi apapun, warna hitam yang ke abu-abuan kelak bila koi menjadi besar akan berubah menjadi warna hitam>

Conclusion in choosing Sanke:
(a) As the Kohaku, the tail region must be white between the last red and the tail joint
(b) There must be no black marking on the head part and larger black marking on the shoulder part will be very more attractive and impressive.
(c) "Tsubo Sumi" is more preferable than "Kasane Sumi" and must be well balanced on the left/right of the body
(d) The back half of the body part does not need many black marking
(e) Pectoral fins should have 2 or 3 stripes (see the picture), other fins must be absolutely white and free of color
(f) Small black marking makes your Sanke looks decent and larger black marking makes your Sanke looks more impressive

<Kriteria memilih sanke: 
a) Seperti halnya kohaku, warna merah kearah ekor harus berakhir dua cm sebelum mencapai batas tail joint dan bagian tail joint ini harus putih.
b) Tidak boleh ada warna hitam dikepala dan warna hitam nge-blok dipunggung sangat bagus
c) Tsubo sumi lebih bagus dibandingkan kasane sumi dan warna hitam harus balance antara sisi kiri dan kanan
d) Setengah bagian belakang dari body koi tidak harus banyak warna hitam
e) Sirip dada harus mempunyai 2 atau 3 stripes (TE JIMA), dan sirip-sirip lainnya harus warna putih bersih dan bebas dari warna>
f) Pola warna hitam yang nge-blok membuat penampilan sanke mengesankan, tetapi pola warna hitam yang kecil-kecil kurang bagus>


Courtesy Photo













Courtesy Photo































More references please see on the photo album

to be continued <koitutor.blogspot.com>

Bentuk Pola Warna Merah KOHAKU Yang IDEAL(Bahasa-English)

Part II - More Detail About Kohaku (English-Bahasa Version)

Dear Hobbyist;

As we have previously discussed that Kohaku is koi with two color, that is,  "Red and White".

Seperti yang pernah kita bahas sebelumnya bahwa Kohaku adalah koi dengan dua pola warna, yaitu merah dan putih

Courtesy Photo
Courtesy Photo
Courtesy Photo



We would like to discuss in more detail of the bordering area between red and white. The edges pattern of red color must be well defined, if the edges pattern is not sharp and blurring called "Sashi", that is, pinkish color. Sashi is not preferable and the most preferable is Kiwa, where the edges pattern is razor-sharp. Also, there is two types of Kiwa, that is, "Kamisorigawa" and "Urokogiwa". The former is the edges along red scales are well define, but Urokogiwa is the edges of red scales is one full single scale. Both types of Kiwa are very attractive, we can not say one Kiwa is better than another, depend on overall outlook of the koi.

Batas warna merah dan putih harus tajam, artinya batas warnanya tidak boleh gradasi warna pinkist sebelum warna putih. Bila perbatasan warna merah keputih berwarna pinkist disebut "Sashi". Sashi tidak disukai karena penampilan koi pun kurang bagus kalau batas warna merah keputih tidak tajam (batas warna merah meleber). Sebaliknya Kiwa adalah bila batas warna merah dan putih sangat tajam, sehingga kohaku terlihat indah sekali. Kalau kita lihat bendera Japan juga antara bundaran merah ditengah-tengah warna dasar putih tidak gradasi pinkish.



Bendera Japan


Kiwa ada dua macam, "Kamisorigiwa" yaitu penampilan warna merah cenderung berbentuk garis lurus / terlihat rata karena beberapa sisik merah berakhir pada batas yang sama. Sebaliknya "Urokogiwa" yaitu bila sisik warna merah berakhirnya tidak rata dengan sisik-sisik lain yang bersebelahan

Kamisorigiwa
Urokogiwa

Fukai Sashi 

There are also two types of Sashi, "Fukai Sashi", where the edges of red scales are all almost blurring and another one is "Ichimaizashi", where the edges of red scales only slightly blurring..

"Sashi" juga ada dua type,  yaitu "Fukai Sashi" yang warna pinkist nya lebar, dan "Ichimaizashi" yang warna pinkist nya hanya sedikit saja

(Sources: Nishikigoi, The Swimming Jewel - by Manabu Ogata)

to be continued <koitutor.blogspot.com>

Sunday, November 2, 2014

Jenis Tancho Yang Popular (Bahasa-English Version)

What Tancho is ?



Tancho Sanke
Tancho Kohaku
Tancho Showa

Tancho usually refer to the big three, that is, Tancho Kohaku, Tancho Sanke and Tancho Showa. Even in a limited sense people think that Tancho is only Tancho Kohaku. Those among the big three,  which has a red (Hi) patch on its head called Tancho. 
Tancho biasanya merujuk kepada TIGA BESAR, yaitu, Tancho Kohaku, Tansho Sanke, Tancho Showa. Bahkan banyak orang hanya mengetahui bahwa jenis Tancho hanya Tancho Kohaku.

The best Tancho must have  a big circle/round head Hi as large as possible as well as round as possible. Even though you can find many shapes of head Hi such as heart, oval, square or cross shape, but the round shape is the most awarded.
Tancho yang ideal harus mempunyai bundaran besar berwarna merah dikepalanya dan bentuknya bundar. Walaupun anda sring melihat warna merah dikepalanya berbentuk hati, oval, kotak atau silang, tetapi yang berbentuk bundar adalah yang paling ideal dan dihargai.

Tancho Kohaku or "Hinomaru" (national flag of Japan) is a koi which entirely has white skin except round head Hi on its head. Tancho with Shiro Bekko body called Tancho Sanke and shud be no black marking (Sumi) at all on its head area. While Tancho Showa is showa family which has round head Hi on its head with a small black marking on the red circle area and ideally is V shape.
Since the color pattern is so simple,  therefore the white color must be unblemished and having snow white skin, so that between the red and white color must be contrast (source : Takeo Kuroki San). 
Tancho Kohaku atau "Hinomaru" (bendera Jepang) adalah koi yang seluruh tubuhnya memiliki warna putih dan hanya bagian kepalanya saja memiliki bentuk bundar berwarna merah. Jenis koi Shiro Bekko yang memiliki warna merah bundar dikepalanya disebut Tancho Sanke. Sementara yang disebut Tancho Showa adalah jenis showa yang memiliki warna merah berbentuk bundar dikepalanya dan diatas warna merahnya ada bentuk kilat berwarna hitam. Mengingat pola warnanya cukup sederhana, oleh karenannya warna putih ditubuhnya harus benar-benar putih tanpa adanya gradasi, artinya warna putih dan merahnya harus kontras

As a hobbyist, you must be aware when you are looking for Tancho. It was very hard to find out Tancho with original round head Hi, and many koi dealers therefore try to do the surgery by anesthetizing their koi and using sharp knife to form the round head Hi when koi is in unconscious condition, of course, the price is much cheaper compared to Tancho with original round head Hi. Be aware !!! the red color might possibly come out again to the skin surface after such a long time.
Sebagai seorang hobby, anda harus berhati-hati dalam memilih Tancho. Sulit sekali mendapatkan Tancho dengan bentuk bundar merah yang asli. Banyak penjual ikan yang melakukan operasi memakai pisau tajam untuk membentuk bundar warna merahnya, yaitu dengan cara mem-biusnya dan kemudian meng-operasinya. Tentunya harga Tancho yang demikian jauh lebih murah, tetapi suatu saat kemungkinan warna merahnya akan muncul kembali.

Sekedar berbagi pengalaman (diawal jadi hobby):
Saya sebagai seorang hobby pernah coba membuang 3 sisik warna merah dibagian tubuh kohaku dan kohaku tersebut saya bius pakai powder khusus sebagai obat bius. Ternyata tidak mudah seperti yang saya bayangkan, karena setelah saya congkel/tarik ke-3 sisik tersebut dibawah sisik tersebut terdapat lapisan kulit halus bening yang berwarna pinkist/ke-dadu daduan (kulit ari). Saya beranikan kerok perlahan-lahan dan menjadi luka dan saya beri betadine. Setelah operasi selesai koi saya lepas di kolam karantina yang diberi cairan obat anti bakteri, apa mau?, seminggu kemudian koi tersebut maot alias mati. Jadi hati-hati, sebagai seorang hobbyist jangan koi dijadikan bahan percobaan kalau kita bukan ahlinya

Japan National Flag
 

 
















to be continued < koitutor.blogspot.com >

Saturday, November 1, 2014

Jangan Salah Pilih KOHAKU (English-Bahasa Version)

They say "Keeping Nishikigoi begins with Kohaku and ends with Kohaku", means that everybody is charmed by the Kohaku at the beginning of  koi keeping, then gets distracted by other varieties later on, in the end, returns to the attractiveness of the Kohaku  ( source: Modern Nishikigoi by Takeo Kuraki  )

 

 

<Banyak orang mengatakan bahwa memelihara koi dimulai dengan ketertarikan seseorang akan attractiveness Kohaku, kemudian mulai tertarik dengan jenis-jenis lainnya dan ujung-ujungnya/akhirnya kembali tertarik kepada jenis kohaku lagi>

 

  The Kohaku is a simple combination of color, that is, koi with red and white marking. The white color must be as white as snow and the color combination between white and red,  must be contrast reflecting the combination of  Japanese flag. The Kohaku is "The Queen of Nishikigoi".

 

  <Jenis Kohaku adalah jenis koi yang memiliki kombinasi warna sederhana, yaitu Merah dan Putih. Warna putihnya usahakan harus seputih salju, sehingga kombinasi dengan warna merahnya harus terlihat kontras seperti hal nya warna bendera Japan>

   

The red color (Hi) of Kohaku can be purplish red and brownish red, 'purplish red' will be getting darker and does not easily fade but somewhat lack of elegance, while 'brownish red' does not appear very well and fades easily and very hard to keep its color beautiful, but once the color come out well, the color turn remarkably fine. It was suggested to choose Kohaku with brownish red. There are some basic criteria in choosing your Kohaku:

 

 

  <warna merahnya bisa warna merah keungu-unguan atau  kecoklat-coklatan. Bila keungu-unguan maka kelak bisa bertambah merah tua dan tidak mudah memudar, tetapi agak kurang elegan. Sementara, kalau warna merahnya kecoklat-coklatan penampuilannya tidak terlalu indah dan warna merahnya mudah memudar dan sangat sulit mempertahankan keindahan warna nya, tetapi kalau warnanya sampai tampil maka keindahannya akan mengalahkan yang berwarna keungu-unguan. Disarankan memilih Kohaku yang warna merahnya kecoklat-coklatan. Beberapa kriteria dalam memilih Kohaku:>

  (1) The edge of the red, between red and white, should be clear. 

 

  <Batas antara warna merah dan warna putih harus jelas perpindahannya, tidak boleh bergradasi ke dadu-daduan - pinkist>

 

  (2) The distance between the 'last red' and the 'tail joint' should be 2 centimeter, called "Odome" <tail stop> or "Ojime" <last red>, if completely red it is called 'Zubon-haki' (trousers) and your Kohaku look having heavy appearance and disliked.

 

 <warna merah kearah ekor harus berakhir 2 centimeter sebelum batas body ke ekor (tail joint), yang disebut dengan istilah  Ojime (tail stop). Kalau warna merahnya nyambung sampai dengan perbatasan body-ekor disebut Zubon haki (celana panjang) dan Kohaku akan tampil kurang bagus dan kurang disukai> 

 

  (3)  The ideal shape of red color on head area should be 'U shape', where the mouth area should be white. There are also some basic terms that hobbyist must understand: (a) "Mekaburi" is a term where the red color pattern covering all head area and disliked. (b) "Hanatsuki" is a term where the red color spreads down to the lips, without covering the cheeks and jaws, disliked. (c) "Kunchibeni" <lipstick> is small red marking on the mouth area, it is disliked, especially if  Kohaku have large red color on its head area, but it is still acceptable if the red color on head area does not come down to the the line of the eyes for merely  balancing purpose.

 

  <warna merah di area kepala idealnya berbentuk huruf U dan disekitar mulut harus berwarna putih.  Beberapa point yang harus teman-teman ketahui: a) Mekaburi, dimana warna merah menutupi semua permukaan kepalanya, biasanya tidak disukai. b) Hanatsuki, dimana warna merahnya menyebar sampai ke pipi samping, juga tidak disukai. c) Kunchibeni (lipstick), dimana ada warna merah diarea mulut, hal ini juga tidak disukai apalagi kalau warna merah dibagian kepalanya luas sekali. Tetapi hal ini masih bisa diterima kalau warna merah dikepalanya jangan sampai batas mata dan keberadaan kunchibeninya hanya sebagai faktor penyeimbang saja>

 

  (4) The ideal end line of  'red color on the head' is the nose line and at least down to the eyes.

 

  <warna merah dibagian kepala yang paling ideal adalah sebatas garis hidung dan setidak-tidaknya sampai dengan batas garis mata>

 

  (5) The ideal red color pattern should be along  the back and be highly appreciated. If red marking spreading down to the abdominal part called "Makigafukai" <deep wrapping> and "Makigaokii" <large wrapping>. Now it is also appreciated, abdomen with some markings also looks attractive.

 

  <warna merah yang ideal berada disepanjang punggung. Kalau wrana merah di badannya turun sampai kebagian perut disebut Makigafukai (bungkus kedalaman) atau Makigaokii (bungkus keluasan). Sekarang juga diapresiasi bila dibagian perut terdapat beberapa marking>

 

  The Kohaku, Taisho Sanshoku (commonly called Sanke) and Showa Sanshoku (commonly called Showa) are called the "big three". In the exhibition, these three varieties usually becoming a Champion.

 

  <Kohaku, Taisho Sanshoku (Sanke) dan Showa Sanshoku (Showa) disebut "Tiga Besar". Biasanya dalam setiap exibisi seringkali dimenangkan oleh ketiga jenis ini>

 

 


Courtesy Photo

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

More references:

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

More references, please click on our  photo album

to be continued  <koitutor.blogspot.com>

Pola Berfikir (Bahasa-English version)

Dear Hobbyist

After all day long working hard, for afternoon intermezzo I would like to rise up the following story:

I read one discussion in koi forum, that someone as a hobbyist was trying not to use UV light because of electricity efficiency purpose. This decision is totally a wrong decision. From the beginning, we must realize that keeping Good Quality Koi is actually a balance between hobby and budget. 
Those, who can afford to buy Lamborghini or Porsche, I am sure they do not think what sort of fuel be used no matter how expensive the fuel price is !. And so with koi, once you decide to keep good quality koi for your hobby, you don't have to think about electricity, pond equipments, koi food price etc. If Singaporean says "Oke lah.." (Singlish)

Add caption














Setelah bekerja keras sepanjang hari sebagai intermezzo saya akan ceritakan cuplikan sbb:

Saya membaca satu diskusi di koi forum dan ada seorang pembaca  yang berpendapat bahwa untuk tujuan efisiensi maka beliau menghindari pemakaian UV light agar hemat listrik. Ini adalah suatu kesalahan besar!, karena sejak awal kita seharusnya kita sudah mengetahui bahwa memelihara Koi Kwalitas Bagus (imported Japanese Nishikigoi) diperlukan biaya maintenance yang cukup tinggi. Jadi kita tidak boleh berfikir tentang efisiensi listrik dlsb. Sejak awal harus dipertimbangkan matang-matang setiap keputusan hobby yang akan kita geluti.

Saya ber-analogi, bila seseorang sudah mampu membeli sebuah mobil Lamborghini atau Porsche, maka saya yakin bahwa golongan social class tersebut tidak akan memikirkan atau membahas harga bahan bakar. Apapun dan berapapun harga bahan bakar tidak akan menjadi masalah bagi sipemilik. And so with our koi !!! Kalau orang Singapore bilang "Oke lah.." (Singlish)


Sharing purpose!, hanya sekedar sharing saja dan tidak ada maksud lainnya.
Thank You
( koitutor.blogspot.com )