Friday, January 11, 2013

Tips Of How to Choose Utsurimono (English-Bahasa Version)




The Utsurimono group (commonly called Utsuri) has three type of color, that is, Ki Utsuri (yellow & black), Shiro Utsuri (white & black) and Hi Utsuri (red & black). What the differences between Utsurimono group and Bekko group, as follows:

< Kelompok Utsurimono (cukup disebut Utsuri) memiliki 3 macam jenis warna, yaitu Ki Utsuri (kuning & hitam), Shiro Utsuri (putih & hitam) dan Hi Utsuri (merah & hitam). Apa perbedaan antara kelompok Utsuri dan Bekko?:
(1) The black pattern of Utsurimono should be as like Showa pattern, while the black pattern of Bekko should be as like Sanke. Therefore, the black marking of Utsurimono must predominate and be contrast sharply with the yellow/white/red surface of the body;

<Pola warna hitam Utsurimono sebaiknya mengikuti pola warna hitam Showa, sedangkan pola hitan Bekko sebaiknya menyerupai Sanke. Oleh karenanya, pola warna hitam Utsurimono harus tampak dominant dan harus kontras dengan permukaan warna kuning/putih/merah di badannya>

(2) The Utsurimono has black marking on the head region, while the Bekko does not have black marking on the head region.

<Utsuri mempunyai pola warna hitam dibagian kepalanya, sedangkan Bekko dibagian kepalanya polos - tanpa warna hitam>

(3) The body of Shiro Utsuri usually wrapped with black color, while the Shiro Bekko has less black marking;

<Badannya Shiro Utsuri (Utsuri warna putih hitam) biasanya terbungkus oleh warna hitam, sedangkan warna hitam Shiro Bekko tidak sebanyak  Shiro Utsuri>

(4) The pectoral fin of Shiro Utsuri has "Motoguro", while Shiro Bekko has black stripes on it.

<Sirip dada Shiro Utsuri memiliki Motoguro, sedangkan sirip dada Shiro Bekko memiliki Te Jima (stripe)>
 
The ideal criteria of Shiro Utsuri : 
(a) The white color should be as pure as possible so that look contrast between white surface and black marking;
(b) The pectoral fin should have "Motoguro";
(c) The black marking on the head region that have Y-Shape pattern is more desirable.

<Kriteria ideal untuk seekor Shiro Utsuri:
a) Warna putihnya harus sebersih mungkin, sehingga terlihat sangat kontras antara permukaan warna putih dan pola warna hitamnya
b) Sirip dada harus terdapat Motoguro
c) Pola warna hitam di bagian kepala yang berbentuk huruf Y lebih disukai>

The ideal criteria of Ki Utsuri: 
(a) Bright orange-yellow is the most desirable;
(b) Pectoral fin should have black stripes;
(c) Dark and V shape black marking is also the most desirable
(d) Many tiny black spots  is undesirable

<Kriteria ideal untuk Ki Utsuri:
a) Warna orange-kuning yang cerah akan lebih disukai,
b) Sirip dada sebaiknya memiliki stripe warna hitam (Te Jima),
c) Pola warna hitam yang berbentuk huruf V dan gelap lebih disukai.
d) Banyak titik hitam sangat tidak disukai, terkesan kotor>

The ideal criteria of Hi Utsuri:
(a) Red and deep orange color;
(b) Pectoral fin should have black stripes;
(c) Between red color and black color must be contrast.
(d) Many tiny black spots  is undesirable

<Kriteria ideal Hi Utsuri:
a) Berwarna merah dan warna orange tua,
b)  Sirip dada sebaiknya memiliki stripe warna hitam (Te Jima),
c) Antara warna merah dan hitam harus kontrasd) Banyak titik hitam sangat tidak disukai, terkesan kotor>


Above : Shiro Bekko, Bellow : Shiro Utsuri



to be continued  <koitutor.blogspot.com>

Sunday, January 6, 2013

Tip Of How to Choose Bekko Family (English-Bahasa Version)



The Beko type includes Ki (yellow) Bekko, Aka (red) Bekko and Shiro (white) Bekko. Among the three, Shiro Bekko is the most prevalent, followed by Aka Bekko and Ki Bekko.  Bekko Doitsu is bekko of doitsu lineage, which usually more eye catching. The most desirable if the black marking (sumi) should be well-arranged, small and scattered on a solid white, red and yellow base skin/scales. 

<Kelompok Bekko terdiri dari warna Ki (kuning), Aka (merah) dan Shiro (putih). Diantara ketiganya Shiro Bekko adalah yang paling banyak dan paling dikenal, kemudian diikuti dengan yang warna merah dan warna kuning. Doitsu Bekko adalah Bekko dari keturunan garis doitsu (tanpa sisik) dan biasanya terlihat lebih eye catching. Bekko yang paling disukai adalah Bekko yang memiliki pola warna hitam yang balance, warna hitamnya tidak terlalu besar dan menyebar diatas permukaan warna kulitnya yang putih, merah atau kuning>

The white color of Shiro Bekko should be as white as snow and yellowish is undesirable, also the black marking should be really black. The red color of Aka Bekko will be getting lighter as the koi growing bigger within 2 years of age. Generally Bekko family is not as popular as Utsurimono family, but anyway it depends on your preferences.

<Warna putih Shiro Bekko idealnya seputih salju dan yang berwarna gading (kekuning-kuningan) kurang disukai. Juga warna hitamnya harus benar-benar hitam. 

Warna merah Aka Bekko akan semakin memudar pada saat pertumbuhan sampai dengan usia 2 tahunan. Umummya kelompok Bekko tidak sepopuler kelompok Utsuri. Walau bagaimanapun, semuanya tergantung selera pribadi masing-masing>

to be continued  <koitutor.blogspot.com>

Saturday, January 5, 2013

How to Choose Showa Sanshoku (SHOWA) -




Grand Champion Shinkokai 2012 - All Japan Koi Show
Showa Sanshoku (called Showa) is the koi with three color, that is, white-red-black as Taisho Sanshoku (called Sanke) has,  BUT the head region must have black marking. What the differences between 'Sanke' and 'Showa' ? , the answer are as follows:
(a) Sanke is a koi with red and black marking on the white base skin, while Showa is a koi with combination of red and white color with a large base black color;

(b) Sanke has no black marking on the head region, while Showa must have black marking on its head;
(c) The black marking on Sanke are roundish along the lateral line, while Showa has large black marking and deep wrapping shapes and even some extending down to the abdomen area;
(d) The pectoral fin of Sanke has black stripe (Te Jima) or none, while the pectoral fin of Showa has black joint spot, in Japanese language called "Motoguro".

<Showa adalah koi tiga warna, yaitu putih, merah, hitam, seperti halnya Sanke. Apa yang menjadikan ciri khas keduanya berbeda?. Sanke dibagian kepalanya tidak boleh ada warna hitam, sedangkan Showa sebaliknya, yaitu dibagian kepala harus ada warna hitam.

Secara umum beberapa perbedaan antara Showa dan Sanke adalah:

a) Sanke adalah koi berwarna merah dan hitam, dimana kedua warna tersebut berada diatas permukaan kulit berwarna putih. Sementara Showa adalah koi yang memiliki kombinasi warna merah dan putih, dimana kedua warna tersebut berada dipermukaan warna dasar hitam yang luas.
b) Syarat utama Showa harus memiliki pola warna hitam dibagian kepala, sedangkan Sanke tidak boleh ada warna hitam dibagian kepala.
c) Warna hitam Sanke polanya berbentuk bulat (roundish) sepanjang lateral line nya, sedangkan warna hitam Showa polanya harus nge-blok dan kesannya membungkus, bahkan warna hitamnya turun sampai kebagian perut.
d) Sirip dada Sanke idealnya harus memiliki 2-3 stripes (Te Jima) atau putih polos, sedangkan sirip dada Showa idealnya harus ada percikan warna hitan pas persambungan antara sirip dada dan badannya (Motoguro)>



SANKE
SHOWA





















Ideal Showa must have the following requirements:
(1) The head black marking should be "lightning shaped", seems it divides the head area into two parts;
(2) Showa must have Motoguro on its pectoral fin;
(3) Having imposed black marking on the back area;
(4) Having large red marking on its head, like the requirement of  Kohaku, it may spread over its cheeks, nose and jaws;
(5) The white color portion should be at least 20-30% of  its body surface;
(6) All fins must be absolutely free of red marking

<Ideal Showa harus memiliki beberapa persyaratan:

1) Warna hitam dibagian kepala berbentuk cahaya kilat, seakan-akan membelah kepala menjadi 2 bagian.
2) Showa harus memiliki Motoguro di sirip dadanya
3) Dibagian punggung harus memilik warna hitam yang menyolok
4) Memiliki warna merah yang cukup luas dibagian kepalanya, bahkan sampai kebagian dagu, pipi dan hidung.
5) Porsi warna putih ditubuhnya harus sekitar 20-30% dari total luas permukaan tubuh.
6) Semua siripnya harus bebas warna merah.

Add caption
Add caption
Add caption













It is very hard to find if you really want to choose Showa as per the ideal requirements. Even if you see the video of above photo, partial area of the tail fin also having many black stripes. You may download the video! 

<Sangat sulit mendapatkan Showa yang ideal, bahkan kalau anda melihat video atas showa-showa yang memenangkan eksibisi pasti terdapat cacatnya, misalkan di sirip ekor terdapat stripe warna hitam, atau di sirip dada ada sedikit warna merah dll>

You can find out many Showa at koi trader but in my experiences it is very hard to find a good quality Showa and Sanke compared to Kohaku. There are many terms for Showa, which depend on the color patern, "Hi Showa" is a Showa with a single read marking running from head to tail, it's not so impressive. "Kindai Showa" is a modern Showa type, which predominantly white, which give the bright impression at the first glance.

<Anda bisa melihat banyak Showa di pedagang, tetapi menurut pengalaman saya pribadi sulit untuk mendapatkan Showa dan Sanke yang bagus, dibandingkan Kohaku. Banyak macam Showa, 'Hi Showa", yaitu Showa yang memiliki warna merah sepanjang kepala sampai dengan ekor, penampilan tidak mengesankan. 'Kindai Showa' adalah modern showa yang badannya didominasi warna putih, yang memberikan kesan cerah pada saat pandangan pertama>


Courtesy Photo


















to be continued <koitutor.blogspot.com>


Tips Of How to Choose Taisho Sanshoku (Sanke) - English Bahasa Version

Sanke is koi which has three color, that is, "white-black-red, but there should be no black color on the head region. The red and black marking should be on the white skin surface.What are the ideal pattern of Sanke? The requirement of red and white color of Sanke are also the same as the Kohaku. The white skin must be as white as snow, but it is more difficult to find as white as the white of Kohaku. Yellowish skin and many black spots on white skin is undesirable.The red color on the head region has the same requirement as Kohaku. 

<sanke adalah koi 3 warna, yaitu merah, putih dan hitam, tetapi dibagian kepala tidak boleh ada warna hitam. Warna merah dan hitam harus berada diatas permukaan warna kulit yang putih. Pola yang bagaimana yang bagus untuk seekor sanke? Persyaratan warna merah dan putih sama seperti persyaratan kohaku. Warna putih yang kekuning-kuningan dan banyak titik hitam diatas permukaan warna kulit putih tidak disukai. Persyaratan warna merah dikepala juga berlaku seperti persyaratan kohaku>

The black marking on the body part must be well-balanced on the left and right side and also should not be small. It is more preferable if black marking do not overlap the red and will be more desirable having some sort of check (pattern of crossed lines forming squares) along the back  to the tail joint. The black marking on the bottom half of the body part is undesirable, but must be found over the entire back, while the small black marking or black spots on the entire back are disliked!

<warna hitam di bagian badan harus seimbang antara sisi kiri dan sisi kanan dan warna hitamnyapun harus besar nge-blok tidak boleh titik-titik hitam. Warna hitamnya jangan menumpuk diatas warna merah dan lebih disukai lagi kalau sepanjang punggung sampai dengan tail joint warna hitamnya berbentuk melintang berbentuk square. Warna hitam yang berada di bagian perut kearah bawah kurang disukai, tetapi warna hitam harus terdapat di sepanjang  punggung. Warna hitam yang kecil-kecil/titik-titik yang berada disepanjang punggung sangat tidak bagus>

Some common terms, black marking on the white skin called  "Tsubo Sumi", those which overlapping the red marking called "Kasane Sumi", and Tsubo Sumi is more preferable.  The new black marking which appear later when your Sanke growing older called "Ato Sumi".

<kalau warna hitam berada diatas permukaan warna kulit yang putih disebut Tsubo Sumi, sedangkan warna hitam berada diatas permukaan kulit warna merah disebut Kasane Sumi. Warna hitam yang samar-samar dan kelak akan menjadi jelas warna hitamnya setelah koi menjadi besar disebut Ato Sumi>

The black marking on Sanke may change within one year of age, eg. scattered black marking but well arranged may coalesce, or small black marking may turn into larger marking later.
In my opinion. as a hobbyist,  we need more expert in choosing Sanke, especially when we are in the position to choose fry of  the Sanke. In most of koi varieties, usually grayish color can turn into black when the koi growing mature.

<warna hitam sanke akan mengalami perubahan dalam 1 tahun pertama. Diusia ini, warna hitam yang kecil-kecil bisa berubah menjadi warna hitam besar atau bahkan warna hitam yang rapi polanya malah bisa menjadi berantakan. Sebagai hobbyist, kita harus berhati-hati didalam memilih sanke, apalagi koi yang kita pilih masih koi anakan. Umumnya disetiap jenis koi apapun, warna hitam yang ke abu-abuan kelak bila koi menjadi besar akan berubah menjadi warna hitam>

Conclusion in choosing Sanke:
(a) As the Kohaku, the tail region must be white between the last red and the tail joint
(b) There must be no black marking on the head part and larger black marking on the shoulder part will be very more attractive and impressive.
(c) "Tsubo Sumi" is more preferable than "Kasane Sumi" and must be well balanced on the left/right of the body
(d) The back half of the body part does not need many black marking
(e) Pectoral fins should have 2 or 3 stripes (see the picture), other fins must be absolutely white and free of color
(f) Small black marking makes your Sanke looks decent and larger black marking makes your Sanke looks more impressive

<Kriteria memilih sanke: 
a) Seperti halnya kohaku, warna merah kearah ekor harus berakhir dua cm sebelum mencapai batas tail joint dan bagian tail joint ini harus putih.
b) Tidak boleh ada warna hitam dikepala dan warna hitam nge-blok dipunggung sangat bagus
c) Tsubo sumi lebih bagus dibandingkan kasane sumi dan warna hitam harus balance antara sisi kiri dan kanan
d) Setengah bagian belakang dari body koi tidak harus banyak warna hitam
e) Sirip dada harus mempunyai 2 atau 3 stripes (TE JIMA), dan sirip-sirip lainnya harus warna putih bersih dan bebas dari warna>
f) Pola warna hitam yang nge-blok membuat penampilan sanke mengesankan, tetapi pola warna hitam yang kecil-kecil kurang bagus>


Courtesy Photo













Courtesy Photo





























More references please see on the photo album

to be continued <koitutor.blogspot.com>

Tuesday, January 1, 2013

Tips of How to choose the Kohaku (English-Bahasa Version)

They say "Keeping Nishikigoi begins with Kohaku and ends with Kohaku", means that everybody is charmed by the Kohaku at the beginning of  koi keeping, then gets distracted by other varieties later on, in the end, returns to the attractiveness of the Kohaku  ( source: Modern Nishikigoi by Takeo Kuraki  ). 

<Banyak orang mengatakan bahwa memelihara koi dimulai dengan ketertarikan seseorang akan attractiveness Kohaku, kemudian mulai tertarik dengan jenis-jenis lainnya dan ujung-ujungnya/akhirnya kembali tertarik kepada jenis kohaku lagi>

  The Kohaku is a simple combination of color, that is, koi with red and white marking. The white color must be as white as snow and the color combination between white and red,  must be contrast reflecting the combination of  Japanese flag. The Kohaku is "The Queen of Nishikigoi".

  <Jenis Kohaku adalah jenis koi yang memiliki kombinasi warna sederhana, yaitu Merah dan Putih. Warna putihnya usahakan harus seputih salju, sehingga kombinasi dengan warna merahnya harus terlihat kontras seperti hal nya warna bendera Japan>

   

The red color (Hi) of Kohaku can be purplish red and brownish red, 'purplish red' will be getting darker and does not easily fade but somewhat lack of elegance, while 'brownish red' does not appear very well and fades easily and very hard to keep its color beautiful, but once the color come out well, the color turn remarkably fine. It was suggested to choose Kohaku with brownish red. There are some basic criteria in choosing your Kohaku:

  <warna merahnya bisa warna merah keungu-unguan atau  kecoklat-coklatan. Bila keungu-unguan maka kelak bisa bertambah merah tua dan tidak mudah memudar, tetapi agak kurang elegan. Sementara, kalau warna merahnya kecoklat-coklatan penampuilannya tidak terlalu indah dan warna merahnya mudah memudar dan sangat sulit mempertahankan keindahan warna nya, tetapi kalau warnanya sampai tampil maka keindahannya akan mengalahkan yang berwarna keungu-unguan. Disarankan memilih Kohaku yang warna merahnya kecoklat-coklatan. Beberapa kriteria dalam memilih Kohaku:>

  (1) The edge of the red, between red and white, should be clear. 

  <Batas antara warna merah dan warna putih harus jelas perpindahannya, tidak boleh bergradasi ke dadu-daduan - pinkist>

  (2) The distance between the 'last red' and the 'tail joint' should be 2 centimeter, called "Odome" <tail stop> or "Ojime" <last red>, if completely red it is called 'Zubon-haki' (trousers) and your Kohaku look having heavy appearance and disliked.

 <warna merah kearah ekor harus berakhir 2 centimeter sebelum batas body ke ekor (tail joint), yang disebut dengan istilah  Ojime (tail stop). Kalau warna merahnya nyambung sampai dengan perbatasan body-ekor disebut Zubon haki (celana panjang) dan Kohaku akan tampil kurang bagus dan kurang disukai> 

  (3)  The ideal shape of red color on head area should be 'U shape', where the mouth area should be white. There are also some basic terms that hobbyist must understand: (a) "Mekaburi" is a term where the red color pattern covering all head area and disliked. (b) "Hanatsuki" is a term where the red color spreads down to the lips, without covering the cheeks and jaws, disliked. (c) "Kunchibeni" <lipstick> is small red marking on the mouth area, it is disliked, especially if  Kohaku have large red color on its head area, but it is still acceptable if the red color on head area does not come down to the the line of the eyes for merely  balancing purpose.

  <warna merah di area kepala idealnya berbentuk huruf U dan disekitar mulut harus berwarna putih.  Beberapa point yang harus teman-teman ketahui: a) Mekaburi, dimana warna merah menutupi semua permukaan kepalanya, biasanya tidak disukai. b) Hanatsuki, dimana warna merahnya menyebar sampai ke pipi samping, juga tidak disukai. c) Kunchibeni (lipstick), dimana ada warna merah diarea mulut, hal ini juga tidak disukai apalagi kalau warna merah dibagian kepalanya luas sekali. Tetapi hal ini masih bisa diterima kalau warna merah dikepalanya jangan sampai batas mata dan keberadaan kunchibeninya hanya sebagai faktor penyeimbang saja>

  (4) The ideal end line of  'red color on the head' is the nose line and at least down to the eyes.

  <warna merah dibagian kepala yang paling ideal adalah sebatas garis hidung dan setidak-tidaknya sampai dengan batas garis mata>

  (5) The ideal red color pattern should be along  the back and be highly appreciated. If red marking spreading down to the abdominal part called "Makigafukai" <deep wrapping> and "Makigaokii" <large wrapping>. Now it is also appreciated, abdomen with some markings also looks attractive.

  <warna merah yang ideal berada disepanjang punggung. Kalau wrana merah di badannya turun sampai kebagian perut disebut Makigafukai (bungkus kedalaman) atau Makigaokii (bungkus keluasan). Sekarang juga diapresiasi bila dibagian perut terdapat beberapa marking>

  The Kohaku, Taisho Sanshoku (commonly called Sanke) and Showa Sanshoku (commonly called Showa) are called the "big three". In the exhibition, these three varieties usually becoming a Champion.

  <Kohaku, Taisho Sanshoku (Sanke) dan Showa Sanshoku (Showa) disebut "Tiga Besar". Biasanya dalam setiap exibisi seringkali dimenangkan oleh ketiga jenis ini>

 


Courtesy Photo

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

More references:

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

Add caption

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

More references, please click on our  photo album

to be continued  <koitutor.blogspot.com>